Superbike dengan Komponen Sesuai Kemauan, Kemampuan, dan Kebutuhan

Setelah beberapa bulan bikin penasaran, merek sepeda performance Indonesia, Wdsndy Bike, akhirnya memperkenalkan superbike terbarunya. Sepeda bernama "AJ5" itu ditampilkan dalam acara Sneak Peek khusus di Sesio Coffee, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, pada 8-10 Oktober 2021.

Wdnsdy AJ5 ini merupakan jawaban brand Indonesia tersebut untuk merek-merek terkondang dunia. Menggunakan bahan karbon terbaik, berkarakter allrounder sekaligus aero.

"Sepeda ini adalah hasil evolusi pengembangan produk kami dalam tiga tahun terakhir. Sangat ringan, sangat responsif, serta memiliki fitur aero. Bersaing dengan merek-merek dunia," kata Azrul Ananda, yang mendirikan Wdnsdy Bike bersama John Boemihardjo pada 2017.

Salah satu "syarat" superbike modern adalah membuat bagian depan yang "bersih" dari segala kabel. Kerja sama dengan FSA (Full Speed Ahead) disebut sebagai langkah logis. "Kami bukan merek besar, tapi kami ingin inovatif. Bekerja bersama FSA adalah solusi penting. Toh, merek-merek besar dunia juga banyak yang memilih solusi serupa. Seperti Bianchi, Merida, juga Cervelo terbaru," ujarnya.

Frame AJ5 ini memang mengadopsi sistem ACR yang dikembangkan oleh FSA. Peminat bisa memilih opsi integrated handlebar dan stem Vision 5D ACR, yang terbuat dari karbon ringan dan berbentuk sangat aero. Atau, bisa memilih opsi lebih terjangkau. Misalnya kombinasi stem dan handlebar alloy dari FSA, yang juga berbentuk aero.

"Kedua pilihan itu sama-sama menyembunyikan seluruh kabel dari bagian depan sepeda. Baik grupset elektronik maupun mekanikal, semua kabel bisa tersembunyi total di bagian depan," jelas John Boemihardjo.

Wdnsdy Bike juga menyiapkan opsi pilihan komponen tambahan dari produsen berbeda, supaya AJ5 bisa benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pemakainya. Misalnya, saat ini sangat sulit mencari kokpit integrated untuk perempuan dan cyclist berbadan mungil. Juga pilihan merek kokpit lain. Seperti Enve, yang akan meluncurkan kokpit dengan sistem serupa.

Semua opsi itu bisa didapat karena Wdnsdy Bike pada dasarnya hanya memproduksi frameset. Pembeli lantas bisa memilih komponen apa saja sesuai selera, kebutuhan, dan kemampuan.

"Sebagai kolektor sepeda, saya dan John sering kecewa kalau harus beli sepeda full bike. Karena sering ada komponen yang harus diganti. Misalnya karena ukuran atau bentuk tidak sesuai. Apalagi sepeda-sepeda aero integrated, yang opsi komponennya sering terbatas. Ada begitu banyak cyclist terpaksa menggunakan sepeda yang tidak pas di pasaran. Kami ingin, ketika membeli AJ5 dan frame Wdnsdy lain, Anda bisa benar-benar mewujudkan sepeda impian secara utuh," tegas Azrul.

 

AJ5 SPEK SUPER Wdnsdy AJ5 bisa dirakit sesuai selera dan kemampuan pemiliknya. Versi grey ini adalah tunggangan pribadi Azrul Ananda, founder Wdnsdy Bike. Menggunakan kokpit Vision Metron 5D integrated, seatpost Metron, grupset SRAM Red eTap AXS 12-speed, wheelset Enve 4.5 dengan Chris King ceramic hub, ban Schwalbe Pro One 28 mm, serta sadel plus bartape dari Fizik. Bottle cage karbon dari Wdnsdy.


PRODUK GLOBAL

Azrul menjelaskan, nama AJ5 dipilih untuk melanjutkan tradisi Wdnsdy Bike. Kombinasi "AJ" adalah gabungan dari "Azrul dan John," sedangkan angka 5 dipilih karena ini adalah produk kelima dari perusahaan yang berdiri sejak 2017 tersebut. Selain itu, angka 5 adalah nomor favorit Azrul, yang dia pakai sebagai nomor punggung atau nomor sepeda dalam berbagai kegiatan olahraga.

Menurut Azrul, AJ5 sebenarnya muncul agak terlambat. Dia menyebut pandemi sebagai penyebabnya. "Produk seperti ini butuh pengembangan level global. Antara kami di Indonesia, konsultan kami di Amerika, serta kantor rekanan dan produksi di Taiwan dan Tiongkok. Karena pandemi, kami tak bisa melakukan pertemuan secara lebih intensif, memperlambat proses desain dan finalisasi spek produk. Tapi sekarang semua sudah beres, AJ5 sudah hadir," ungkapnya.

Seperti dijelaskan di atas, Wdnsdy AJ5 bisa dirakit menggunakan groupset, wheelset, atau komponen lain sesuai kesukaan dan kemampuan pemakainya. Tersedia dalam lima ukuran, dari mungil 45, lalu 47, 50, 53, dan 56. Sepeda ini dirancang bisa dipasangi ban hingga 30 mm, sesuai tuntutan tren saat ini.

Ada beberapa warna stock disiapkan. Yang dipajang saat acara Sneak Peek adalah rhino grey dan dusty pink. Nantinya juga ada warna lain, termasuk edisi khusus Azrul Ananda School of Suffering (AA SoS).

 Sebagai penutup, peminat bisa membawa AJ5 (dan produk Wdnsdy lain) ke toko sepeda mana saja, melengkapi komponennya di toko-toko tersebut. "Salah satu visi kami adalah mendukung toko-toko sepeda lokal di seluruh Indonesia. Jadi silakan membawa dan merakit sepeda Wdsndy di toko kepercayaan masing-masing," pungkas Azrul. (*)

AJ5 SPEK LEBIH BUDGET Wdnsdy AJ5 ini merupakan contoh rakitan lebih terjangkau. Berwarna dusty pink yang sangat anggun, dipadu kokpit alloy FSA ACR dan Vision, dengan grupset Shimano Ultegra 11-speed. Walau stem dan handlebar-nya terpisah, dan grupsetnya mekanikal, tidak sedikit pun kabel terlihat di bagian depan. Sepeda ini dilengkapi dengan wheelset Enve Foundation 45, ban Enve, seatpost dan bottle cage karbon Wdnsdy, plus sadel dan bartape Fabric.